Tim Robotika UIN Bandung Raih Medali Emas dan MICA Spesial Award di ajang Kompetisi Internasional

UIN Sunan Gunung Djati Bandung meraih 2 Gelar dalam kegiatan World Invention, Competition and Exhibition (WICE) 2021 yakni medali emas untuk kategori Applied Physics and Engineering dan Malaysia Innovation, Invention and Creativity Association (MIICA) Special Award, kegiatan yg diikuti oleh berbagai negara diantaranya Malaysia, Thailand, Turki, Kazakhstan, Australia, Philipina, Macedonia, Pakistan, Korea, dan lainnya.

Empat orang mahasiswa Teknik Elektro yang terdiri dari Reno Muhammad Fadilla, Saip Ardo Pratama, Muhammad Haniff, dan Fitri Aulia Rahmawati, serta seorang mahasiswa Teknik Informatika, Fawzan Ibnu Fajar, dibawah bendera tim robotika mewakili UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Indonesia berhasil mengalahkan para pesaing lainnya dari berbagai negara yg mengikuti kompetisi ini.

Nanang Ismail selaku ketua Jurusan Teknik Elektro sangat mengapresiasi raihan yang telah dicapai mahasiswa Teknik Elektro, dalam ajang kompetisi Internasional, ini tentu sangat membanggakan, apalagi di ajang Internasional, ujar Nanang

saya mengucapkan Selamat dan sukses atas pencapaian yg luar biasa bagi tim Teknik Elektro yang mengharumkan nama UIN Bandung dan Indonesia, Prestasi ini tentunya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan membawa dampak positif bagi kemajuan jurusan, dan pembinaan kreatifitas mahasiswa akan terus kami lakukan, lanjut Nanang

Hal senada juga disampaikan Lia Kamelia sebagai pembimbing mahasiswa yg mengikuti kompetisi tersebut merasa terharu atas capaian mahasiswa bimbingannya. Saya merasa terharu dan bangga atas kerja keras dari mahasiswa untuk mengikuti kompetisi tingkat internasional, dan dapat medali emas, papar Lia.

Kesungguhan dan kerja keras tanpa kenal lelah menjadi kunci keberhasilan mahasiswa, untuk menyabet medali dalam kompetisi tersebut, lanjut Lia menjelaskan

Mudah mudahan keberhasilan ini bisa di tularkan kepada mahasiswa lainnya untuk berprestasi di masa yang akan datang, ujar Lia sambil menutup pembicaraan