Kabupaten Bandung, 9 Februari 2026 – Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMAN 1 Pangalengan, Kabupaten Bandung, bekerja sama dengan Universitas Widyatama dan Universitas Islam 45 Bekasi. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Computational Thinking melalui Pengenalan Sistem Otomasi” dan diikuti oleh siswa kelas XI B yang relevan dengan bidang Teknik Elektro.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Pangalengan, Rusmana, M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada tim pengabdian. Ia menyambut baik kolaborasi ini dan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa, khususnya dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan di bidang teknologi serta penguatan kemampuan berpikir komputasional.
Ketua Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Eki Ahmad Zaki Hamidi, M.T., didampingi Sekretaris Jurusan Azwar Mudzakkir Ridwan, M.T., turut menyampaikan terima kasih kepada pihak SMAN 1 Pangalengan atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tingkat sekolah menengah serta memperkenalkan bidang Teknik Elektro secara lebih dekat kepada siswa.
Materi kegiatan disampaikan secara kolaboratif oleh ketiga perguruan tinggi. Tim UIN Sunan Gunung Djati Bandung memberikan praktik keelektroan terkait sistem otomasi, sehingga siswa dapat memahami konsep dasar dan implementasi teknologi otomasi secara langsung. Universitas Widyatama membawakan materi Computational Thinking in the Era of AI, yang menekankan pentingnya pola pikir komputasional dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan. Sementara itu, Universitas Islam 45 Bekasi menyampaikan materi tentang pemanfaatan AI untuk editing serta pengenalan profil kepribadian MBTI sebagai bagian dari pengembangan diri siswa di era digital.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan siswa dalam mengikuti sesi praktik dan diskusi. Banyak pertanyaan diajukan terkait sistem otomasi, AI, serta peluang studi lanjut di bidang teknik. Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat hingga akhir acara.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara tim dosen dan siswa sebagai simbol kebersamaan dan kolaborasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah, serta tercipta generasi muda yang memiliki kemampuan computational thinking dan kesiapan menghadapi tantangan teknologi di masa depan.


